Ikatan Mahasiswa Malaka (IMMALA) Kupang Pada Rabu 18
Maret 2015, Bertempat Di Aula Vila CHMK Oematnunu (Tablolong) Mengadakan
Seremunial Pembukaan Masa Penerimaan Angggota Baru (MPAB) Yang Bertema “
Melahirkan Generasi Muda Malaka Pewaris Budaya Leluhur” . Kegiatan Ini
Merupakan Pendidikan Formal Dalam Wadah Immala Kupang Yang Bertujuan Sebagai
Pengkaderan Dan Pendidikan Bagi Calon Anggota Baru IMMALA Kupang.
Ketua Panitia Dalmasius Bintura Dalam Laporannya,
Menyatakan Bahwa Jumlah Peserta Dalam Kegiatan Ini Antara Lain, Terdiri Atas
Peserta Mpab 95 Orang, Panitia Pelaksana 26 Orang, Panitian Pengarah Terdiri
Atas 5 Orang, Dan Pengurus Inti 3 Orang.
Selanjutnya Kegiatan Ini Di Jadwal Berlangung 4 Hari,
Mulai Dari Rabu 18 -21 Maret 2015. Di Tanya Dalam Soal Penganggaran Dalam
Kegiatan Ini Beliau Mengatakan Bahwa Biaya Dalam Kegiatan Ini Di Biayai Dari
Usaha Panitia Dan Sumbangan Dari Alumni Dan Dewan Pembina Penasehat Immala
Kupang.
Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Malaka (IMMALA) Kupang
Periode 2014/2015 Sirilius Klau, Dalam Pidatonya Mengatakan Bahwa Seiring
Dengan Perkembangan Zaman Dan Arus Modernisasi Setiap Aspek Kehidupan Manusia
Tidak Terlepas Dari Perubahan Tersebut. Hal Ini Terutama Terjadi Pada Generasi
Muda Dalam Hal Ini Mahasiswa Malaka. Perubahan Tersebut Menyebabkan Mahasiswa
Zaman Sekarang Telah Terhegomoni Dengan Pengaruh Globalisasi Yang Menyebabkan
Mahasiswa Terjerumus Kedalam Tiga Hal, Yakni Individualis, Konsumarisme, Dan
Hedonisme. Selanjutnya Beliau Mengatakan Perkembangan Tersebut Juga
Mempengaruhi Aspek Kebudayaan Dalam Hal Ini Budaya Leluhur Kabupaten
Malaka Yang Kian Hari Semakin
Terdegredasi Nilai-Nilai Budayanya. Untuk Itu Mahasiswa Sebagai Kaum Muda Yang
Di Pundaknya Di Bebankan Arah Dan Kemajuan Bangsa Ini Dalam Hal Ini Daerah Kabupaten Malaka Perlu Dipersiapkan Dan Dibimbing Melalui
Pembinaan Karakter Dan Pemahaman-Pemahaman Bagi Pengembangan Diri Dan
Lingkungan.
Selain Itu Kabupaten Malaka Yang Merupakan Daerah
Otonomi Baru Yang Dimana Di Perlukan Calon-Calon Pemimpin Yang Siap Menjawab
Tantangan Zaman, Ini Perlu Di Persiapakn
Generasi Muda Sejak Dini.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar